Rakor Mutarlih Rasa Parmas

Kemarin sore pukul 16.30 WITA sampai hampir tengah malam kami hadir di Kalsel mengisi Rakor persiapan pemutakhiran data pemilih pemilihan serentak 2020. Rakor ini sebagai bentuk kesungguhan KPU Kalsel menyiapkan diri dalam pelayanan data pemilih yang lebih baik.

Sesi akhir Jumat jelang tengah malam, 14 Feb 2020

Beranjak dari evaluasi penyusunan DPT pilkada serentak dan pemilu 2019 lalu, salah satu titik proses yang perlu diperkuat adalah pemetaan TPS, yaitu keterlibatan Ketua dan Anggota KPU Kab/Kota secara intensif dalam penataan/regrouping TPS sebelum dilakukan Coklit tanggal 18 April 2020.

Agar efektif, kegiatan yang dihadiri Ketua, Divisi Prodata, Kasubag dan Operator Sidalih kami minta diadakan langsung simulasi kegiatan pemetaan TPS hingga by name, by address dengan mengambil sample kecamatan terkecil dimasing masing kabupaten/kota.

Seluruh peserta berembuk langsung untuk melakukan dua hal: pertama, regrouping TPS sesuai SE KPU Nomor 119 tanggal 12 Februari 2020; kedua, cek data pemilih by name, by address harus bersih sesuai PKPU 19 tahun 2019 seperti mengeluarkan pemilih TMS dan memastikan pemilih satu keluarga tidak terpisah dilebih dari satu TPS.

Kami senang karena peserta meski wajahnya kaget dan terpaksa agak lembur menguliti data pemilih namun antusias dan kesungguhan terlihat. Semoga dengan simulasi per kecamatan tersebut menjadi awal yang baik untuk aliran air sungai DPT yang semakin bersih dan jernih untuk pilkada serentak 2020. Semoga paska Rapimnas ke I tahun 2020 langsung ditindaklanjuti oleh seluruh provinsi agar bagi yang belum memulai, segera minggu ini/depan sudah melakukan pemetaan TPS sejak dini, sambil menunggu hasil sinkronisasi DPT pemilu terakhir dengan DP4 yang selisihnya hanya 3,58%. Waktu terus berjalan dan jangan disia-siakan, lakukanlah pemetaan TPS sejak dini dan rapikan datanya.

Disela rakor tersebut sebagai Divisi Parmas sementara, saya juga ngobrol dengan Divisi Parmas KPU Kalsel yang bergerak cepat membuat sosialisasi hasil rapimnas ke I tahun 2020, hasil diskusi kelas parmas, yaitu: mencapai tingkat partisipasi masyarakat di pilkada serentak 2020 sebesar 79%. Kaos ini dipesan siang hari dan habis maghrib sudah jadi. Pagi hari lepas sholat subuh kami kembali ke Jakarta untuk transit ke Kepri. Semoga Pilgub Kalsel berjalan sukses dan semakin berkualitas…

#21thnKPUmandiri
#pilkadaserentak2020
#perjalananimbon
#diatas79%

One thought on “Rakor Mutarlih Rasa Parmas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *