KPU Batam jadi “Leicester City”

Saya baru saja selesai ngopi di lobi hotel CK dengan Ketua dan Anggota KPU Kota Batam hasil PAW yang dilantik tanggal 17 desember 2019 bersama dengan Anggota KPU Prov. Kepri (Priyo). Ngopi tadi sebagai upaya penguatan KPU Kota Batam untuk menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 di Kota Batam yang juga melaksanakan Pilgub Kepri. Ngopi espresso dihotel rencananya hanya 15 menit menjadi sekitar 3 jam, mulai pukul 22.00 Wib sampai pukul 01.25 Wib. Ngopi tengah malam mencuri waktu disela rakor persiapan pemutakhiran data pemilih pilgub kepri yang dilaksanakan hari minggu dan senin ini di Tanjung Pinang, Kepri.

Empat anggota KPU Kota Batam hasil PAW ini karena lima anggota KPU Kota Batam sebelumnya (20/11/2019) diberhentikan DKPP karena melanggar kode etik penyelenggara pemilu terkait tidak dapat mempertanggungjawabkan perubahan di tingkat kota (DB-1) yang berbeda dengan tingkat kecamatan (DA-1) dan desa/kelurahan (DAA-1).

https://dkpp.go.id/dkpp-berhentikan-tetap-ketua-dan-anggota-kpu-kota-batam/

Beban kerja 4 anggota KPU Kota Batam tersebut tidaklah mudah karena kondisi KPU Kota Batam saat ini sedang tidak baik, bisa dikatakan kemarin terdegradasi ke klub divisi II. Dilihat dari pengalaman, 4 anggota KPU hasil PAW tersebut tidak terlibat pada pemilu 2019 lalu, meskipun ada 1 yang pernah menjadi anggota kpu kota batam periode sebelumnya dan 1 lagi pernah menjadi anggota ppk sekupang. jumlah anggota yang mengganti belum lengkap lima orang karena satu calon PAW ternyata sudah tidak memenuhi syarat. Disisi lain Kota Batam memiliki beban kerja terberat di Provinsi Kepri, sekitar 53% pemilih dari total seluruh kab/ko se provinsi Kepri. Belum lagi persoalan internal yang relatif klasik terjadi dalam organisasi.

Kondisi tersebut menempatkan KPU Kota Batam laksana klub bola divisi dua yang baru saja promosi menjadi divisi satu menemani 6 kabupaten/kota yang sudah berpengalaman melaksanakan pemilu serentak 2019. Tentu tidak mudah kondisi ini bagi KPU Kota Batam dan KPU Provinsi Kepri, terlebih dari pemberitaan yang berkembang pertarungan politik akan dinamis. Namun saya lebih senang menempatkan segala masalah dan kendala secara positif dengan menjadikan sebagai tantangan. Ketika menjadi tantangan adrenaline kerja lebih terpompa yang menjadi energi penguat untuk fokus kerja terbaik guna memulihkan kredibilitas KPU Kota Batam sekaligus juga mengambil hikmah dari peristiwa pemberhentian tersebut.

DPT Pemilu 2019 Kepri di www.lindungibakpilihmu.kpu.go.id

Saat ngopi 3 jam secara ringkas saya sampaikan tiga hal yang menjadi topik diskusi kita: pertama, membangun tim kerja KPU Kota Batan yang mandiri dan kompak. Ada tiga teknis cara berkomunikasi yang saya minta dilakukan dalam kerja kolektif agar kemandirian dan integritas anggota kpu terjaga. Kedua, memilih jajaran PPK dan PPS yang memenuhi kualifikasi 3K (Karakter, Kompeten dan Kompak). Saat ini di kota batam rekrutmen PPK memasuki masa akhir (tanggapan akhir publik), saya minta teman2x KPU Kota Batam mengoptimalkan pengumuman menggunakan berbagai media dan upaya agar publik dan stakeholder terkait mengetahui 10 nama calon PPK dan mudah untuk memberi masukan. Masukan tersebut harus menjadi perhatian penting dan disampaikan kembali ke publik tindak lanjut yang dilakukan KPU Kota Batam. Maknanya transparansi dan kerja terbuka serta akuntabel dilakukan. Setelah terpilih 5 nama PPK semoga sudah tuntas dan tidak ada nama yang dipermasalahkan publik. Bimtek untuk anggota PPK dilakukan secara efektif dan total oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Batam sebagai bekal awal yang memadai untuk jajaran PPK bekerja. Hal demikian dilakukan pula untuk seleksi PPS yang baru dimulai. Ketiga, saya sampaikan agenda kerja lain yang penting disiapkan sejak dini, yaitu pemetaan TPS Pilkada dan penyerahan syarat dukungan bapaslon perseorangan serta verifikasi dukungan bapaslon perseorangan. Teknis pemetaan TPS sejak dini saya sampaikan lengkap saat rakor minggu pagi.

Tiga hal tersebut menjadi sharing awal saya kepada ketua dan anggota kpu kota batam hasil PAW agar bisa mengakselerasi kinerja kpu kota batam menjadi lebih baik bila mungkin menjadi terbaik dengan pola kerja seperti yang dilakukan klub bola inggris, leicester city. Leicester city klub promosi dari divisi II ke divisi I (Premier) yang mampu menjadi juara liga inggris tahun 2015-2016 dengan mengejutkan mengalahkan tim tangguh dan tim kaya. Mudah-mudahan bisa menjadi KPU kab/kota terbaik penyelenggara pilkada serentak 2020 di provinsi Kepri. Semoga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *